20131015

Channing Tatum Bukan Kamu.

Saya suka Channing Tatum. Sang aktor tampan dengan sosok atletis berperut kotak-kotak. Aktingnya mumpuni, mulai dari memerankan penari profesional dalam Step Up, lalu menjadi polisi kocak di 21 Jumpstreet, hingga menjelma menjadi pria paling romantis dalam The Vow. Saking sukanya, saya punya satu kalimat "sakti" yang jadi self suggestion whenever I wanna chase something yang bunyinya, "Just run, like Channing Tatum is waiting for you at the finish line." Segitunya.

Tapi,
Channing Tatum bukan kamu.

Ia mungkin piawai mengemudi dalam 21 Jumpstreet tapi dia belum tentu sanggup menembus kemacetan antara kotamu dan kotaku di pagi buta. Just like you did.

Ia juga cekatan mengejar penjahat dalam film yang sama tapi dia bukan kamu yang berjalan tergesa masih dengan jas dan sepatu laboratorium demi menemuiku di stasiun kereta di hari aku ditinggal sendirian ke luar negeri.

Dia bukan kamu yang berjalan satu jam keliling dua mall demi es krim.

Dia bukan kamu yang menghadapi antrean superpanjang hanya untuk tiket film.

Dia bukan kamu yang menelepon pukul tiga pagi sebagai balasan dari pesan nightmare dan homesick yang kukirimkan.

Dia bukan kamu yang membawaku ke tempat-tempat yang belum pernah kudatangi. Mengajakku melawan gravitasi, terbang menguji gaya setripetal, dan memacu adrenalin dari ketinggian 56 meter.


Channing Tatum bukan kamu.


Dan saya jatuh cinta pada kamu.



               
























Tidak ada komentar:

Posting Komentar